Revitalisasi Lantai 2 Stasiun Jakarta Kota (BEOS)
Mengubah lantai 2 stasiun kereta bersejarah terbesar di Indonesia menjadi destinasi komersial modern premium bernuansa warisan budaya (*Urban Heritage Destination*).
Detail & Ringkasan Proyek
Stasiun Jakarta Kota (BEOS) merupakan salah satu cagar budaya nasional kelas A dengan arsitektur Art Deco karya Frans Johan Louwrens Ghijsels yang monumental. Proyek ini merevitalisasi lantai 2 yang sebelumnya pasif menjadi kawasan bisnis terpadu premium seluas 3.500 m².
Dengan mempertahankan elemen struktural asli stasiun (rangka atap kayu jati lama, dinding, jendela lengkung), MABN membangun area komersial modern yang menampung 30 tenant pilihan. Terdiri dari *specialty cafes*, *food court* kuliner nusantara, *creative gallery*, *stage* pertunjukan musik, serta ruang kerja bersama (*coworking space* & *virtual office*).
Interkoneksi Transportasi
Terhubung langsung dengan stasiun KRL Jabodetabek, halte TransJakarta, rencana stasiun MRT Fase 2, serta akses taksi/ojek online.
Proyeksi Break Even Point
Target pengembalian investasi (BEP) dalam kurun waktu 3 tahun didukung oleh trafik stasiun harian yang mencapai puluhan ribu penumpang.
Spesifikasi Kerja & Kemitraan
| Parameter Proyek | Rincian Operasional |
|---|---|
| Luas Lahan Revitalisasi | 3.500 m² (Seluruh Lantai 2 Stasiun BEOS) |
| Kapasitas Komersial | 30 Tenant (F&B, Ritel, Coworking Space, Galeri) |
| Skema Kerjasama | KSO & Bagi Hasil antara PT KAI (Persero), MDI, MABN, dan Investor |
| Alokasi Anggaran | Capex Rp 10 Miliar, Opex Rp 10 Miliar (Fase 1 & 2) |
Progres Video Lapangan
Pilih playlist video di bawah untuk melihat rekaman progres pengerjaan di lokasi proyek.
Galeri Foto Konstruksi & Desain
Kumpulan dokumentasi rendering 3D perencanaan dan foto aktual di lapangan. Klik gambar untuk melihat resolusi penuh.
Tertarik Mendaftarkan Tenant Anda?
Hubungi tim kemitraan komersial PT MABN untuk melakukan pemesanan slot tenant atau studi kelayakan area komersial BEOS.